Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Terkait Isu Gratifikasi, La Nyalla: Kapolri Jangan Termakan Isu yang Belum Ada Bukti

 

Penakhatulistiwa.com, Surabaya – Menyikapi viralnya berita tentang grativikasi yang menyangkut nama Jenderal Polisi Tito Karnavian. Terkait hal ini La Nyalla Mattaliti angkat bicara.

Related Posts
1 of 522

La Nyalla mengatakan bahwa keterlibatan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian adalah hal yang masih abu abu. Sebab, masih belum bisa dibuktikan. “Semua kan masih katanya katanya. Dan, hal tersebut masih belum bisa dibuktikan. Ini yang bisa menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa. Saling fitnah tanpa ada pembuktian,” katanya pada wartawan, Jumat (12/10)

La Nyalla yang juga calon DPD ini menambahkan bahwa kasus grativikasi yang melibatkan Tito masih dikaji oleh KPK. “KPK masih mengkaji hal ini jadi masyarakat jangan termakan oleh isu yang masih belum bisa dibuktikan,” tukasnya.

La Nyalla juga menyarankan agar jenderal Tito jangan menyerah untuk membuktikan ketidak benaran masalah tersebut. Apalagi, ingin mundur jadi Kapolri hanya karena isu berita buku merah tersebut. “Ini jelas isu berita yang notabene politis. Dan, Tito jangan termakan hal ini, apalagi sampai mundur. Saya saja yang permah dituduh koruptor berjuang keras untuk membuktikan hal tersebut tidak benar. Dan, akhirnya saya pun bebas,“ ujarnya.

Sebelumnya, dalam buku bersampul berwarna merah berisi catatan keuangan Basuki yang termaktub dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi Kumala Dewi Sumartono, disebutkan dugaan aliran dana ke sejumlah pejabat, termasuk Kapolri Tito karnavian.

Disinggung terkait dukungan terhadap Jokowi, Pemilik La Nyalla Academia ini menyatakan bahwa dirinya memang sudah pasti mendukung Jokowi yang sudah nyata dalam bekerja di pemerintahannya. “Sekarang kita nggak usah munafiklah bahwa memang pak Jokowi sudah nyata dalam melaksanakan pekerjaannya. Masalah dikatakan janji janjinya yang belum terlaksana itu saya rasa nggak signifikan dengan kenyataan yang ada,” ucap La Nyalla

La Nyalla menegaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi mendukung paslon no 2 yaitu Prabowo-Sabdiago. Sebab, sudah banyak hal yang membuat dirinya kecewa. “Nggak usah saya sebutkan lagi masalah kekecewaan tersebut dan coba bayangkan saya mendukung Prabowo sejak pertama dirinya mencalonkan jadi presiden. Tapia pa yang saya dapat? Justru saya tidak dihiraukan seperti ini,” tegas ketua Kadin Jatim ini pula.

Untuk membuktikan dukungannya kepada Jokowi, La Nyalla selalu mengangkat keberhasilan kinerja Jokowi setiap dirinya sosialisasi ke daerah daerah Jawa Timur. (Red)

READ  Puan Maharani Suport Maksimal Pemuda Muhammadiyah 

Leave A Reply

Your email address will not be published.