Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Menangkal Radikalisme, LTMNU Lakukan Pembinaan Takmir Seluruh Sidoarjo

Fo Penakhatulistiwa.com, SIDOARJO – Sebanyak 60 takmir masjid di Sidoarjo, Jawa Timur, mendapatkan pembinaan dari Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) di aula kantor PCNU setempat. Mereka dibekali bagaimana bertanggung jawab dalam kelembagaan, memakmurkan masjid dan melakukan pemeliharaan masjid, agar terhindar dari paham radikalisme.

Ketua LTMNU Sidoarjo, H Imam Mukozali menyampaikan, pembinaan ini sebagai takmir masjid agar mereka kembali bangkit dan semangat. Pasalnya, selama ini masih banyak takmir masjid yang masih belum mengetahui manajemen masjid yang baik.

Related Posts
1 of 471

“Karena itu, LTMNU Sidoarjo memberikan penguatan terhadap aqidah aswaja an-Nahdliyah. Sehinnga takmir masjid mampu menjaga aset amaliyah serta maliyah,” terangnya.

Menurutnya, Ada tiga materi yang menjadi poin penting di antaranya penggunaan masjid, sehingga bisa makmur. “Pertama Takmirnya tidak diam saja. Kedua Penguatan aset maliyah dan amaliyah, dan ketiga aksi memakmurkan masjid atau manajemen masjid profesional,” tegas Imam, Sabtu (24/11).kemarin.

Pihaknya juga meminta kepada takmir masjid yang ada di Sidoarjo, agar senatiasa menggerakkan masjid di bidang kesehatan, meningkatkan perekonomian, membantu masyarakat yang kurang mampu dan kegiatan positif.

Sementara itu, Ketua PCNU Sidoarjo, H Maskhun mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh LTMNU Sidoarjo. Dalam pembinaan, perlu dilakukan agar takmir masjid mampu menjadikan masjid sebagai titik awal kesuksesan baik hidup di dunia maupun akhirat.

Untuk itu, H. Maksum menambahkan, status takmir dan badan hukumnya penting untuk dilaksanakan. Bagaimana memakmurkan masjid agar jamaahnya membludak. Entri poin dalam menuju takorrub kepada Allah AWT adalah masjid. “Selanjutnya bagaimana tenggung jawab takmir masjid dalam memelihara fisik masjid, kebersihan dan bangunan masjid,” paparnya.

H. Maksum juga mengharapkan, takmir masjid dapat menjalankan manajemen masjid dengan baik. Sehingga aliran yang berseberangan dengan amaliyah NU atau paham radikalisme tidak sampai masuk ke masjid.

“Kami mengimbau kepada seluruh takmir masjid yang ada di Sidoarjo, agar menangkal paham radikalisme yang masuk ke masjid. Pasalnya, beberapa waktu lalu terdapat kelompok lain yang diduga radikal, namun syukur hal itu sudah dapat ditangkal,” tutupnya. (21k)

READ  La Nyalla Dukung Warning dari Hendropriyono

Leave A Reply

Your email address will not be published.