Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Sempat Putus Sekolah Tak Punya Biaya, Erlina Pilih Banting Tulang Bantu Ibu Beserta Adiknya

Penakhatulistiwa.com – Di usia 20 tahun, Erlina perempuan cantik asal Blok Karang Birai RT 005 RW 003, Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat harus menjadi kepala rumah tangga sekaligus tulang punggung keluarga sejak almarhum ayahnya meninggal dunia pada Oktober 2018 lalu karena penyakit komplikasi.

Erlina tinggal bersama ibu beserta adiknya di rumah yang cukup sempit dan memperhatinkan.

Related Posts
1 of 536

Sementara, untuk menambah penghasilan ibunya sebagai penjual daun salam dan penjual makanan dengan penghasilan tak menentu.

Maka, Erlina harus banting tulang bekerja menjadi buruh pabrik. Hal ini, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ibu dan adiknya.

Pada tahun ajaran 2018-2019, Erlina pernah mengenyam pendidikan dan dinyatakan lulus sekolah di SMK swasta Satya Mandala terletak di Jalan Syekh Datul Kahfi, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru.

Dibalik kisah sedihnya, Erlina menyadari karena tak memiliki biaya untuk membayar tunggakan sekolah untuk mengambil ijazahnya.

“Karena belum lunas, ijazah belum saya ambil sejak kelulusan tahun 2018,” ujar Erlina sambil berlinang-linang air mata, Jumat (27/9/2019) malam tadi.

Bahkan, Erlina pun menceritakan, bahwa ia pernah kesulitan melamar kerja karena belum mendapatkan ijazah miliknya. “Pernah melamar kerja ditolak, tidak ada ijazah SMK,” ungkap Erlina sambil mengingat pengalaman itu.

Perjuangannya tak berhenti sampai disitu, demi menggapai cita-cita untuk membahagiakan ibu dan adiknya, ia terpaksa melamar pekerjaan menggunakan ijazah SMP yang dimilikinya.

Erlina berharap jika ijazah SMK ia dapatkan. Nantinya, untuk melamar kerja dan dapat membantu ibu dan adiknya yang masih duduk di bangku sekolah SMP. “Buat melamar-lamar kerja, dan saya ingin membantu ibu dan adik saya,” tutur Erlina kepada Penakhatulistiwa.com di kediamannya.

READ  Lapas Sidoarjo Rutin Razia Ruang Tahanan

Sementara itu, Kepala SMK Satya Mandala, Aan Rohanapi menjelaskan awal September ini, ijazah anak didiknya baru terbit. “”Lalu, proses scanner ijazah untuk dilaporkan ke provinsi Jawa Barat. Setelah itu, cap tiga jari dan dibagikan ke siswa,” kata Aan saat dikonfirmasi Penakhatulistiwa.com di ruang kerjanya, Sabtu (28/9/2019) siang.

Menurut Aan, pihak sekolah akan membebaskan seluruh tunggakan Erlina selama sekolah di SMK Satya. Mandala sebesar 3,5 juta rupiah. “Untuk tunggakan, saya bebaskan,” jelasnya.

Selain itu, demi masa depan Erlina, Aan berjanji, pekan depan nanti, Erlina dapat mengambil ijazahnya. “Ijazah boleh diambil Selasa,” pungkasnya.

Sebagai seorang kepala sekolah, Aan mengungkapkan semenjak ayahanda Erlina meninggal dunia pada Oktober 2018 lalu. Bahwa, Erlina pernah banting tulang demi membantu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ibu beserta adiknya. “Karena waktu itu, antara terus sekolahnya atau enggak sekolahnya,” ungkap Aan sambil terharu.

Melihat hal itu, Aan mengaku sedih dengan perjuangan Erlina berbakti kepada ibunya. “Tetapi karena disini saya merasa terpanggil sebagai orang tua dan guru kepala sekolah,” ujarnya.

Bahkan, Aan pun mengungkapkan bahwa kondisi rumah kediaman Erlina beserta Ibu dan adiknya cukup mengenaskan. “Saya datang sendiri kerumahnya sebagai kepala sekolah, jangan sampai anak itu (Erlina) putus sekolah gara-gara gak punya uang. Dia (Erlina) gak mau sekolah,” tutur Aan sambil meneteskan air matanya.

Ia mengaku teringat masa kecilnya sebagai anak yatim. “Karena saya juga bukan orang gak punya. Saya juga latar belakang dari lingkungan bahwa. Saya juga dulunya anak yatim, cuma yang membedakan dia (Erlina) adalah almarhum bapaknya buruh dan saya bapaknya pegawai. Jadi saya merasa terpanggil,” ujar Aan sambil tak kuasa menahan kesedihannya.

READ  Kapolres Majalengka Pimpin Sertijab Pergantian Kapolsek

Meski begitu, Aan terus mendoakan agar cita-cita beserta harapan Erlina menjadi orang sukses dapat terwujud.

“Erlina harus bisa memperlihatkan ke kakak, adik, dan orang tuanya. Bahwa, saya juga bisa sukses dengan ijazah SMK,” pesan Aan untuk Erlina. Mu

Leave A Reply

Your email address will not be published.