Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Bocoran Tarif Tol Layang Japek (Jakarta – Cikampek)

Penakhatulistiwa – Beberapa hari lalu ruas Tol Layang Japek dibuka untuk umum namun masih belum ada tarif atau gratis. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa jalan tol Japek Layang gratis hingga tahun baru.

Direktur Operasional PT Waskita Karya (Persero) Bambang Rianto salah satu kontraktor jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated atau Japek layang menerangkan besaran tarif merupakan kewenangan PT Jasa Marga (Persero) selaku pengelola jalan tol.

Related Posts
1 of 494

Tetapi, menurut Bambang, besaran tarif ditentukan dari nilai investasi jalan tol itu sendiri.

“Di dalam nilai investasi jalan tol itu ada yang namanya biaya konstruksi. Nah tugas kami adalah bagaimana mendeliver biaya konstruksi yang efisien. Supaya impact kepada nilai investasinya kemudian berimpact kepada tarifnya itu masih terjangkau ke masyarakat,” kata Bambang pekan ini.

Namun hingga saat ini ia tak bisa mengetahui berapa tarif yang akan diberlakukan nantinya secara pasti. Namun dari informasi yang didapatnya, tarif tol Japek layang akan disamakan dengan tol Japek yang ada di bawah.

“Kalau menurut saya ini memang domainnya Jasa Marga dan Kementerian PUPR. Tapi kalau saya boleh sampaikan, kalau saya dengar-dengar sih memang ada rencana disamakan atas dan bawah,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit pernah mengungkapkan pihaknya mengusulkan tarif untuk tol tersebut sekitar Rp 1.700-2.000 per kilometer (km). Menurutnya, tarif tol layang japek ini tak akan berbeda jauh dengan Tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) II.

READ  Modus Investasi, Novita Dituntut Jaksa 2 Tahun Penjara

“(Usulan BPJT) antara Rp 1.700-2.000 per km. Tak beda jauh dibandingkan JORR II kan mirip Rp 1.700-an,” ucap Danang ketika mengunjungi proyek pembangunan Tol Layang Japek km 37, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

Ia mengatakan, pihaknya masih akan melakukan rebalancing atau penyesuaian tarif dengan Tol Japek existing (non-elevated). “Kita sedang menyusun suatu proses regulasi bagaimana ini kita rebalancing dengan di bawah,” ungkap Danang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.