Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Bupati Cirebon Hadiri Musyawarah Besar Forum Komunikasi Kuwu Cirebon

Cirebon, Penakhatulistiwa – Kabupaten Cirebon, Mubes FKKC (Musyawarah Besar Forum Komunikasi Kuwu Cirebon) dengan tema menguatkan kepemimpinan desa menuju masyarakat desa berdaya dan sejahtera, acara Mubes diselenggarakan di The Radiant Gronggong, Rabo 23 Desember 2020 pukul 08:00 – 15:00 wib.

Kegiatan tersebut dihadiri beberapa element dari Pemkab Cirebon, dari mulai tingkat Kepala Desa sampai Bupati Cirebon dan dihadiri pula Dandim 0620 dan Pasi Intel Denpom Nana Sumanta.

Related Posts
1 of 302

Banyak harapan yang disampaikan oleh Bupati Cirebon, terkait adanya pemilihan FKKC baru dapat menjadi menjadi fasilitator, antara Pemerintah Kabupaten Cirebon dan seluruh Desa di Kabupaten Cirebon.

“Karena kuwu merupakan jabatan yang paling strategis dan langsung berhadapan dengan masyarakat”, ujar Imron.

Karena menurut Imron, wilayah Kabupaten yang cukup luas dan jumlah Desa yang cukup banyak, membuat pihaknya di Pemda, membutuhkan dukungan peran dari para Kuwu, untuk bisa melaporkan perkembangan wilayahnya masing-masing.

Bukan hanya itu, Imron juga menyampikan, agar kuwu bisa berperan aktif untuk memberikan informasi terkait potensi dan permasalahan yang terjadi di wilayahnya.

“Sehingga nantinya, kami bisa mengeluarkan kebijakan yang tepat, sesuai kebutuhan dengan porsi dan kondisi yang ada sebagaimana dimaksud,” kata Imron.

Untuk bisa melaporkan hal tersebut, Imron meminta untuk pengurus FKKC, tentunya harus bisa merangkum persoalan dan potensi yang ada. Nantinya, Pemkab Cirebon akan berkoordinasi dengan FKKC ketika hal-hal yang berkaitan dengan Desa.

READ  Banjir Kepung Jakarta, Anies Tak Mau Salahkan Siapapun

Imron mengungkapkan, pihaknya tidak secara langsung memantau seluruh Desa di wilayah Kabupaten Cirebon. Oleh karena itu, ia sangat menaruh harapan dalam momentum ini, agar kuwu untuk bisa proaktif memberikan informasi kepada pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Kalau kuwu tidak melaporakan, kami mungkin saja tidak tahu problem yang terjadi disetiap desa”, ujar Imron.

Imron juga berharap, pemimpin FKKC yang baru nanti, bisa merangkul dan merangkum seluruh desa dan bisa bekerjasama baik dengan pemerintah daerah.

Dalam pantauan inderawaspada.com kegiatan tersebut dimusyawarahkan untuk pemilihan Ketua FKKC priode 2020-2023 dari 4 calon, pemilihan tersebut dimenangkan oleh Kuwu Muali yang berasal Desa Keraton, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon dengan nilai suara 103, adapun nilai suara calon lainnya adalah Bambang, S, ST sebanyak 90 suara, dan Alek Setiawan mendapatkan 79 suara, sedangkan Lili Mashuri sebanyak 64 suara dan untuk yang 2 suara terisi blanko.

Leave A Reply

Your email address will not be published.