Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Sampaikan Pledoi, Penasehat Terdakwa Kasus Penganiayaan Dosen UGJ Minta Kliennya Dibebaskan

Kota Cirebon : Sidang lanjutan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Donny Nauphar (Kepala Lab UGJ) kepada dr Herry Nurhendriyana (Dosen FK UGJ) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon, Senin (23/8). Kali ini, sidang beragendakan pembacaan pledoi atau pembelaan dari pihak terdakwa.  


Qorib Magelung Sakti, selaku penasehat hukum dari terdakwa Donny Nauphar meminta kepada majelis hakim untuk membebaskan kliennya dari jeratan tuntutan yang diterapkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebab, menurut Qorib, pasal 351 sebagaimana yang menjadi tuntutan JPU terhadap kliennya tidak tepat. ” Kami meminta kepada majelis hakim untuk membebaskan klien kami. Karena menurut kami, JPU salah menerapkan pasal,” Ujar Qorib di Pengadilan Negeri Kota Cirebon, Senin (23/8).


Apa yang terjadi itu sebetulnya pasal 352, tapi klien kami dituntut dengan pasal 351. Kalau pasal 351, korbannya tidak bisa apa-apa atau ada penghalang untuk melakukan aktivitas. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Donny Nauphar dua bulan penjara. Donny merupakan terdakwa dalam kasus penganiayaan dosen Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon. 


Kasus penganiayaan yang dilakukan terdakwa Donny Nauphar, selaku kepala Laboratorium Fakultas Kedokteran (FK) UGJ, kepada korban bernama Herry Nurhendriyana terjadi pada Februari 2021.

Leave A Reply

Your email address will not be published.