Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Genap 100 Tahun, RSD Gunung Jati Kota Cirebon Berdiru Tangguh Di Masa Pandemi

Kota Cirebon : Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati genap berusia 100 Tahun, Rumah Sakit yang dibangun pada 14 Maret 1920 dan diresmikan pada 31 Agusutus 1921 ini awalnya bernama Rumah Sakit “Oranje”. Pada tanggal 15 Maret 1942, nama rumah sakit diubah, dari Rumah Sakit Oranje menjadi Rumah Sakit Kesambi. Kemudian, pada tanggal 8 Nopember 1975, nama rumah sakit diubah menjadi Rumah Sakit Gunung Jati Kelas D berdasarkan Surat Keputusan DPRD Kotamadya Daerah Tingkat II Cirebon Nomor : 30/DPRD/XI/75.

Selanjutnya pada tanggal 22 Februari 1979 ditingkatkan menjadi Kelas C berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 1/MENKES/SK/II/79 dan pada tanggal 21 Januari 1987 ditingkatkan lagi menjadi Rumah Sakit Kelas B berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 41/MENKES /SK/I/87.

Pada tanggal 30 Januari 1989 ditetapkan menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati Kotamadya Daerah Tingkat II Cirebon Kelas B berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 061/350/SJ.

Related Posts
1 of 139

Dalam peringatan HUT RSD Gunung Jati yang Ke 100, Walikota Cirebon Nashrudin meminta, momentun perayaan ulang tahun ke 100 dijadikan sebagai motivasi untuk mengabdi dan bermanfaat lebih besar bagi Kota Cirebon. “Kesehatan tenaga kesehatan (nakes) dan manajemen rumah sakit senantiasa harus dijaga. Apalagi RSD Gunung Jati telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging tertentu,” pinta Azis usai pelaksanaan upacara peringatan HUT RSD Gunung, Rabu (1/9/2021).

READ  Taklimat Akhir Tim Wasrik, mengakhiri kegiatan Wasrik Post Audit di Wilayah Korem 063/SGJ

Dikatakan Azis, RSD Gunung Jati juga sudah menjadi rumah sakit terlengkap di Jawa Barat setelah RS Hasan Sadikin Bandung. Tentunya, selaku Kru RSD Gunung Jati juga harus bisa menunjukkan kemampuan yang terbaik dengan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Azis juga berpesan kepada seluruh manajemen dan nakes untuk senantiasa menjaga kesehatan. “Makan makanan bernutrisi, kenakan alat pelindung demi tugas mulia, Kami atas nama Pemda Kota Cirebon mengucapkan terima kasih atas dedikasi nakes yang telah mempertaruhkan nyawa berdiri di garda terdepan demi menangani pandemi Covid-19,” tambah Azis.

Sementara itu Direktur RSD Gunung Jati, dr. Katibi, M.K.M., menjelaskan, ulang tahun ke 100 tahun ini mengambil tema RSD Gunung Jati Kota Cirebon Berdiri Tangguh di Masa Pandemi. “Apa yang dikatakan Pak Wali Kota tadi dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas di rumah sakit ini untuk bekerja lebih baik dan tetap berdiri tangguh pada pandemi ini,” ungkap Katibi.

Ditambahkan Katibi, ada yang istimewa pada upacara peringatan ke 100 RSD Gunung Jati hari ini. Yakni, dimana Komandan Upacara HUT RSD Gunung Jati Ke 100 adalah Dokter Spesialis Bedaktorat Kardiovaskuler. “Dokter tersebut merupakan satu-satunya Dokter spesialis yang ada di wilayah Cirebon. ini menunjukkan, ke depannya bedah jantung nantinya bukan tidak mungkin dapat dilaksanakan di RSD Gunung Jati,” kata Katibi.

Saat ditanya mengenai penanganan Covid-19, dr Katibi mengatakan, sebelumnya mereka menyiapkan 216 tempat tidur untuk pasien Covid-19. Namun hari ini, hanya 124 tempat tidur dan yang terisi hanya sekitar 30 persen saja. “Pasien yang dirawat di RSD Gunung Jati saat ini juga sudah seimbang. Bukan hanya pasien Covid saja,” tegas Katibi.

READ  Diduga terkena serangan sakit jantung, pengebor air sumur meninggal dunia

Katibi mencontohkan di ruang Kiansantang yang saat ini tingkat keterisian non covid juga tinggi. “Meningkat sekitar minggu kedua Agustus. Mungkin ada yang ditunda dirawat di rumah karena sebelumnya Covid-19 tinggi,” ujar Katibi.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., didampingi Sekretaris daerah (Sekda), Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si. dan Direktur RSD Gunung Jati, dr. Katibi, M.K.M., meninjau bangunan baru IGD yang modern. Keberadaan bangunan baru tersebut dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien yang datang ke RSD Gunung Jati.

Leave A Reply

Your email address will not be published.