Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Walikota Cirebon Harap Cabang Olahraga & KONI Pahami hami Kondisi Keuangan Daerah Dimasa Pandemi Covid 19 

Kota Cirebon : Semua cabang olahraga (cabor) yang berada dalam naungan KONI Kota Cirebon diminta memahami situasi dan kondisi pandemi Covid-19 untuk tetap melaksanakan tugas pembinaan yang ada sesuai dengan anggaran yang ada.

“Jadi saya secara khusus meminta kepada ketua KONI dan cabor-cabor agar tetap melaksanakan tugas kemampuan sesuai dengan kemampuan keuangan yang ada,” permintaan tersebut ditegaskan Wali Kota Cirebon, H Nashrudin Azis, usai menerima pengurus KONI dan jajarannya, serta 17 atlet yang berlaga di  PON XX dan sejumlah ketua cabor. Hal itu diungkapkan Azis pada Jumat (12/11/2021)

Related Posts
1 of 151

Meski demikian, lanjut Azis, atlet dan cabor harus tetap mempertahankan performa dunia olahraga di Kota Cirebon dan bisa bersinergi dengan KONI. “Sekali lagi saya meminta kepada KONI tetap melakukan pembinaan dan kepada cabor-cabor agar memahami situasi ini dan terus bersinergi dengan KONI untuk mempertahankan performa olahraga di Kota Cirebon,” tegas Azis.

Sebelumnya, tepat di Hari Pahlawan yang jatuh pada Rabu (10/11/2021),  Wali Kota Nashrudin Azis mengundang atlet dan pelatih yang telah berjuang memperkuat Kontingen Jawa Barat pada gelaran PON XX Papua 2021 di Ruang Adipura Kencana Balai Kota Cirebon. Seperti diketahui, ada 17 atlet dan 2 pelatih asal Kota Cirebon yang membela kontingen Jawa Barat di PON XX Papua. Total para atlet Kota Udang menyumbangkan 2 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu. Dalam penerimaan atlet dan pelatih berprestasi Kota Cirebon, Wali Kota Azis menjanjikan kadeudeuh dari pemda. “Pemda akan berupaya untuk bisa memberikan perhatian, tentunya perhatian ini sesuai dengan kemampuan kita karena PON ini merupakan prestasi yang kita berikan kepada provinsi Jawa Barat,” kata Azis.

READ  Guna Putus Penyebaran Covid 19, Korem 063/SGJ Gelar Rapid Tes Antigen

Karena rasa syukur itu, pihaknya akan persiapkan kedeudeuh untuk para atlet dan pelatih yang berprestasi sesuai dengan kemampuan. Dimungkinkan, dalam bentuk uang tunai. ” Jumlahnya ini yang masih kita rumuskan dulu, kita rumuskan seperti apa sehingga unsur keadilannya bisa terpenuhi. Adil bukan berarti besar, tetapi seberapa pemda memberikan kadeudeuh tersebut sesuai dengan porsinya sebagai Pemda Kota Cirebon,” ujar Azis.

Ada pun atlet yang tidak meraih medali, Azis menambahkan bahwa nanti hal itu akan dirumuskan dahulu. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan merumuskan seperti apa. “Untuk kadeudeuh ini akan kita siapkan di 2022, semoga di triwulan pertama sudah bisa dicairkan,” harapnya.

Sementara Ketua Umum KONI Kota Cirebon, Hj. Wati Musilawati mengungkapkan, satu rasa syukur bisa diterima oleh Wali Kota, jajaran Forkopimda, pejabat hadir dan banyak teman-teman dari wartawan sehingga suatu kebanggaan karena ada apresiasi terhadap atlet-atlet yang kemarin berlaga di PON XX Papua. Tugas ke depan, prestasi yang diraih di PON harus ditindaklanjuti untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dahulu dikenal dengan Pekan Olahraga Daerah (Porda) yang direncanakan pada 2022. Sebagai persiapan, saat ini sudah ada beberapa cabang olahraga (cabor) yang sudah melaksanakan Babak Kualifikasi (BK) Porprov dan ada yang lolos ke Porprov 2022. “Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” harapnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.