Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Pesona Keindahan Menara Masjid Nurusysuhada Desa Gesik di Malam Hari

Cirebon, Inderawaspada.com- Melihat Masjid Nurusysyuhada di wilayah Desa Gesik, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terutama pada malam hari akan berdecak kagum mengenai sebuah keindahan menara yang gemerlap disekelilingi oleh sorotan warna warni sinar lampu yang begitu menawan.

Kendati begitu, menara masjid tersebut memiliki ketinggian kurang lebih 35 meter.

Related Posts
1 of 59

Berdasarkan prasasti pembangunan yang telah terukir di depan gapura Masjid Nurusysyuhada, awal renovasi dimulai pada Senin, 13 November 2014 sampai dengan Jumat, 1 Juli 2016 lalu.

Setelah itu, masjid tersebut diresmikan pada 17 Juli 2016.

Pantauan Inderawaspada.com didalam menara masjid tersebut disekelilingi lingkaran anak tangga yang terhubung hingga keatas.

Terlihat pula, sebuah pemandangan yang begitu indah saat berada diatas menara masjid tersebut.

Foto: nampak dari dekat menara Masjid Nurusysyuhada setinggi kurang lebih 35 meter di Desa Gesik, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Seorang warga Gesik, H. Dede (47) mengungkapkan rasa bahagianya dengan berdirinya menara masjid tersebut. “Alhamdulillah, kita sebagai warga Gesik turut bangga dan senang atau berbunga-bunga,” ujarnya sambil tersenyum sembari menatap keindahan menara masjid tersebut pada Kamis (2/1/2020) malam.

Menurutnya, sekitar 13 Syawal 2018 lalu, menara masjid tersebut mulai dibangun.

Tambahnya, pada Minggu, 29 Desember 2019 kemarin telah diadakan tasyakuran pembangunan menara masjid tersebut. “Bahwa warga membangun secara swadaya. Dari membangun masjid, sampai menara dilaksanakan dengan swadaya,” ungkap H. Dede.

Senada dengannya, Abi Hanafia (30) mengungkapkan rasa bahagianya dengan berdirinya menara masjid tersebut.

READ  Nakes Gugur Karena Covid Dapat Santunan Dari Pemkot Cirebon¬†

“Alhamdulillah bangga dan senang,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurut dia, menara masjid itu merupakan ikon tersendiri di Desa Gesik.

“Sehingga kalau ada orang yang nanya, Desa Gesik itu dimana? Nah itu ada ikon tersendiri dan itu ada menarannya,” ungkap Abi.

Masi menurutnya, bahwa menara masjid tersebut dibangun oleh masyarakat Desa Gesik. “Menara ini dibangun oleh warga Gesik, dengan gotong royong dan kompak,” katanya.

Dengan berdirinya sebuah menara masjid yang begitu menawan, ia berharap kedepannya masyarakat Desa Gesik rukun dan sejahterah.

Sementara itu, Kuwu Desa Gesik, Agus Suara menjelaskan, menara masjid tersebut memiliki ketinggian sekitar kurang lebih 35 meter.

“Kurang lebih 35 meter,” katanya melalui pesan singkat Watshapp.

Leave A Reply

Your email address will not be published.