Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

SMK Plus NU Launching Jurusan Animasi 3D

Penakhatulistiwa.com, Sidoarjo – Bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengembangkan potensi sumber daya anak bangsa yang memiliki kemampuan serta daya jual kerja, WINGS peduli Kasih sebagai yayasan yang bergerak di bidang social, turut melaksanakan kegiatan bantuan pendidikan.

Melalui pengembangan dalam bidang jurusan animasi di SMK Plus Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Kegiatan bersamaan dengan Launching Kompetensi dan Laboratorium Animasi SMK Plus di halaman sekolah, Senin (13/8).

Related Posts
1 of 471

HRD Manager  PT.Wings Surya, Effendi Harsono mengatakan, kegiatan ini adalah rangkaian dari Yayasan Wings peduli kasih bekerja sama dengan SMK Plus NU Sidoarjo untuk membuka jurusan baru.

“Bertujuan untuk meningkatkan potensi dari siswa SMK dengan mengembangkan animasi 3D,” ujarnya.

Dalam sistem para pengajar, lanjutnya, SMK Plus NU Sidoarjo akrab dengan tekhnologi. Seperti menggunakan paperless dan telah memiliki pengalaman dibidang komunikasi visual.

Effendi juga menambahkan, yayasan peduli kasih selalu berkomitmen bisa memberikan bekal pendidikan animasi 3D kepada 3 guru SMK Plus NU selama 3 bulan yaitu bulan Desember 2017 sampai Maret 2018.

Selain pembekalan, Wings juga melakukan perencanaan dan persiapan. Seperti Pendidikan animasi dengan melakukan renovasi ruang laboratorium, animasi seluas 16 X 11meter dan  menyediakan peralatan yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar. Salah satunya penyediaan 39 komputer dengan prosesor Intel Core i7 dengan memiliki keunggulan, untuk video editing 3D rendering dan keperluan animasi.

“Melalui kerjasama ini, diharapkan para siswa dapat menemukan dan mengembangkan potensinya di bidang animasi. Sehingga siswa dapat memiliki kemampuan dan daya jual dalam dunia kerja dengan pendidikan animasi,” ujar Effendi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Plus Nahdlatul  Ulama, Drs. M. Fatchul Djinan CH juga menjelaskan, semula kita punya jurusan yang berkaitan adalah desain komunikasi  fisual pada tahun 2017.

“Kami bertekad memberanikan diri sekolah itu berbasis IT, berdayakan siswa berkreasi di dunia maya dan alhamadulilah pada saat itu di Pak Sahal ketua DPC NU khussus di New York, pak Sahal pada waktu itu beliau melihat browsing-browsing,” jelasnya.

Dan alhamdulillah, tambahnya, pada hari ini kita melaunching kompetensi dan Laboratorium animasi SMK plus NU ini.  Yang sebelumnya proses pembelajaran kita mengacu pada proyek, karena kita sebetulnya tidak nyaman dengan adanya film  Ipin-upin ala Malaysia. “Mengapa bangsa Indonesia kita tidak mamapu menggantikan Ipin Upin yang digemari anak Indonesia,” Ungkapnya.

Melihat adanya jurusan baru, Sebagai siswa SMK Plus, Aditya Jaya Hartanto (15) menyampaikan, sangat bahagia melihat sekolahnya semakin maju atas adanya kerja sama tersebut.

“Kedepan saya ingin menekuni bidang membuat film animasi. Dan berharap di masa depan jurusannya semakin maju dan mencetak bibit ahli dalam animasi,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir diantaranya perwakilan pengurus yayasan Wings Peduli Kasih diantaranya Direktur Pembina SMK Dr.Ir. Bakrun, MM dan Drs. M.Fatchul Djinan selaku kepala sekolah SMK Plus NU, hadir pula Wagub terpilih Emil Dhardhak, kepala dinas Pendidikan Prov Jatim Drs.Sauful Rachman, Kepala UPT Dians Pendidikan Prof.Jatim, Kepala Dinas Pendidikan Kab.Sidoarjo Drs.Esc. Asrofi serta perwakilan pengurus Nahdlatul ulama  dan kepala sekolah SMP dan walimurid siswa SMK NU Plus. (21k)

READ  Laksamana M. Pardi, Bapak Ilmu Pelayaran

Leave A Reply

Your email address will not be published.