Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Rumor Pemecatan, Sejumlah Perangkat Desa Pangkalan Merasa Geram dan Resah

Penakhatulistiwa.com – Salah seorang Perangkat Desa Pangkalan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon yang tak ingin disebutkan identitasnya menanggapi rumor pemecatan sebanyak 4 perangkat.

Bahkan, ia merasa geram dan resah saat mendengar secara langsung kabar pemecatan dirinya.

Related Posts
1 of 506

Hal ini, menurut dia, jika Calon Kuwu nomor urut satu Harnika alias Heng terpilih sebagai Kuwu Desa Pangkalan.

“Kalau saya sih merasa geram dan resah, bahwa calon Kuwu Pangkalan yang notabenenya nomor satu sampai statemennya begitu,” tutur dia kepada awak media Penakhatulistiwa.com di sela-sela kegiatannya, Selasa (15/10) siang.

Dia merasa terkejut, karena, ia merupakan target pemecatan calon Kuwu nomor urut satu. “Kami sebagai perangkat desa yang masuk dalam target pemecatan dia, kalau jadi itu. Merasa resah dan geram,” ucapnya.

Ia tak mengetahui alasan calon Kuwu nomor urut satu ingin memecat dirinya.

“Saya tidak tahu, alasan dia seperti apa berkata begitu tu. Karena saya belum pernah ketemu dengan calon Kuwu nomor urut satu,” terangnya sambil terkejut.

Menurut dia, bahwa kabar pemecatan tersebut ia dapatkan sebelum bursa pencalonan Kuwu Desa Pangkalan.

“Sebelum pencalonan dia (Heng) sudah bilang begitu,” terangnya.

Dia menambahkan, jika dalam melakukan pemecatan aparatur desa harus mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku. “Mengingat ada Undang-Undang Perangkat Desa, bahwa tidak bisa dipecat. Jika tidak ada kesalahan,” pungkasnya.

Senasib dengan rekannya, seorang perangkat Desa Pangkalan lainnya yang tak ingin disebutkan namanya membenarkan rumor tersebut. “Dari suara yang diterima dari masyarakat yang didengar langsung, dari yang bersangkutan,” tutur dia.

READ  Lima Instruksi Presiden untuk Polri di HUT ke-73 Bhayangkara

Menurutnya, rumor tersebut ia dapatkan saat bulan suci Ramadhan lalu. “Dia (Heng) masih aktif menjalankan tarawih keliling diantar Blok-blok musola,” terangnya.

Ia menambahkan, saat itu calon Kuwu nomor urut satu tengah mengkampanyekan diri mau mencalonkan sebagai Kuwu Desa Pangkalan. “Kalau saya jadi, siapa yang enggak suka dengan empat perangkat, tinggal ngomong. Nanti, saya pecat,” terangnya sambil menirukan suara calon Kuwu nomor urut satu Desa Pangkalan.

Meski begitu, ia sudah pasang badan, dengan adanya rumor pemecatan dirinya. “Saya siap, dengan adanya rumor tersebut. Kalau menang dia itu mau memberhentikan saya dengan adanya bukti-bukti atau sesuai prosedur. Kami siap,” tegasnya.

Bahkan, dia merasa resah ketika mendengar secara langsung rumor pemecatan dirinya. “Merasa resalah,” jawab singkatnya.

Ia menegaskan, bahwa dirinya tengah siap jika diminta klarifikasi dengan calon Kuwu nomor urut satu Desa Pangkalan. “Bahkan dibursa pencalonan, kami siap menunggu dari omongan dia (Heng). Maunya apa,” ucapnya.

Ditempat terpisah, calon Kuwu nomor urut satu Desa Pangkalan, Harnika kerap disapa dengan panggilan Heng membantah rumor pemecatan keempat perangkat Desa Pangkalan. Bahwa ia tidak pernah mengeluarkan statement pemecatan keempat perangkat tersebut. “Beli (tidak), saya sudah tidak berhubungan sama orang desa,” kata Heng saat dikonfirmasi di kediamannya. Mu

Leave A Reply

Your email address will not be published.