Pena Khatulistiwa
Menggores Sejarah Peradapan

Ridwan Kamil Siap Mekarkan Cirebon Timur

Cirebon, Penakhatulistiwa – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendukung penuh pemekaran Cirebon Timur. Ia akan memperjuangkan agar hal tersebut segera terealisasi.

“Selama saya menjabat sudah ada 9 daerah kami mekarkan, tinggal menunggu keputusan pusat. Dan satu lagi Insya Allah kita perjuangkan Kabupaten Cirebon Timur,” ujar Ridwan Kamil, disela-sela kunjungan kerjanya di Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/08/23).

Related Posts
1 of 283

Hal senada diungkapkan Bupati Cirebon, Imron, yang saat itu mendampingi sang Gubernur. Kang Imron, sapaan akrabnya mengatakan bahwa ia sepenuhnya mendukung Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) dalam gerakan pemekaran Cirebon Timur.

“Atas nama Pemkab Cirebon kami mendukung penuh pemekaran Cirebon Timur. Yang bertujuan agar masyarakat Cirebon Timur makmur dan sejahtera,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, Pemkab Cirebon pun akan menganggarkan untuk kajian akademik pemekaran Cirebon Timur. Anggaran tersebut diambil dari anggaran perubahan dan akan direalisasi tahun 2024.

“Anggaran diperubahan sebagian. Tahun 2024. Soal proses (CDOB) cepat atau tidaknya itu tergantung dari FCTM. Nanti kita dengan DPR dirapatkan paripurna dulu, lalu tanda tangan,” katanya.

Sementara, Ketua FCTM, KH. Usamah Mansyur mengatakan, sudah 10 bulan ia dan tim bekerja. Dari hasil pekerjaan tersebut menghasilkan statuta Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) sebanyak 153 desa dari 190 desa dan itu sudah diserahkan kepada Bupati dan Gubernur.

“Jadi persoalan hari ini bagaimana akselerasi kajian akademik. Kita harus mempunyai naskah akademik. Agar DPR segera paripurna, dan setelah paripurna ketua DPR dan bupati tanda tangan. Itu berarti ditingkat kabupaten selesai,” terangnya.

KH. Usamah Mansyur optimis, kajian akademik akan segera dilaksanakan. Meskipun terkait anggaran harus dipikirkan secara serius. Namun yang terpenting bahwa pemekaran Cirebon Timur telah mendapat dukungan penuh dari Pemkab Cirebon dan Pemprov Jabar.

“Secara real kajian akademik selesai 3 bulan. Tetapi dengan sistem akselerasi bisa dipercepat, yang penting kalau kerja maraton semua akan selesai. Desember optimis selesai,” pungkasnya.

READ  PUSPAGA Hadir untuk Konsultasi Masalah Keluarga

Leave A Reply

Your email address will not be published.